Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar, Polres Lampung Tengah Gelar Dikmas dan Pelatihan PKS di SMAN 1 Terusan Nunyai

10/02/2026 16:55:50 WIB 30
Lampung Tengah – Dalam rangka Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Tengah melalui Satgas 2 Preemtif melaksanakan kegiatan pendidikan masyarakat (Dikmas), pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), serta sosialisasi keselamatan berlalu lintas di SMAN 1 Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (10/2/26).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kasatgas Preemtif Ipda Andria Saputra, S.H., M.H., CPHR, bersama personel Satgas Preemtif lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari sejumlah SMA dan SMK di wilayah Lampung Tengah, sebagai upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Adapun sekolah yang mengikuti kegiatan ini yaitu SMAN 1 Terusan Nunyai, SMKN 1 Terusan Nunyai, SMAN 1 Seputih Agung, SMKN 1 Seputih Agung, SMAN 1 Anak Ratu Aji, SMAN Unggulan Anak Tuha, SMAN 1 Way Pengubuan, serta SMKN 1 Way Pengubuan.

Tingginya aktivitas dan mobilitas pelajar di jalan raya menjadi salah satu perhatian utama Polres Lampung Tengah.

Tidak sedikit pelajar yang sudah menggunakan sepeda motor untuk berangkat dan pulang sekolah, bahkan sebagian belum memenuhi ketentuan usia maupun kelengkapan berkendara.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai aturan berlalu lintas, kewajiban penggunaan helm SNI, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, serta risiko fatal akibat pelanggaran lalu lintas.

Selain itu, para pelajar juga mendapatkan pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) sebagai bekal untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan sekolah.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., Kasat Lantas, AKP Glend Felix Siagian, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA, menegaskan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan, khususnya di kalangan pelajar.

“Saat ini mobilitas pelajar di jalan raya cukup tinggi. Banyak yang sudah menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari, padahal belum seluruhnya memenuhi persyaratan berkendara. Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, melainkan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ungkap Kasat Lantas.

Ia menambahkan, penanaman budaya tertib berlalu lintas harus dimulai sejak dini agar tidak terbentuk kebiasaan buruk di jalan.

“Jika sejak awal anak-anak sudah memahami aturan dan risiko di jalan, maka mereka akan lebih bertanggung jawab saat berkendara. Harapannya, para pelajar ini dapat menjadi pelopor keselamatan, baik di sekolah, di jalan raya, maupun di lingkungan mereka masing-masing,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan Dikmas dan pelatihan PKS ini, Polres Lampung Tengah berharap kesadaran tertib berlalu lintas dapat semakin meningkat, guna terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. (Humas LT)

Share this post